Senin, 14 November 2016

Valentino Rossi Gentar dengan Paket Jorge Lorenzo dan Ducati





Valentino Rossi Gentar dengan Paket Jorge Lorenzo dan Ducati



Valencia - Valentino Rossi mewaspadai potensi ancaman paket Jorge Lorenzo dan Ducati. Menurut rider Movistar Yamaha itu, Lorenzo merupakan salah satu kandidat kuat juara MotoGP 2017.
Lorenzo akan meninggalkan Movistar Yamaha setelah sembilan tahun untuk mencari tantangan baru di Ducati mulai musim depan. X-Fuera telah memberikan kado perpisahan manis kepada Tim Garpu Tala dengan menjuarai balapan MotoGP Valencia, Minggu (13/11/2016).

Saat Lorenzo tampil dominan untuk memutus puasa kemenangan Yamaha dalam 10 balapan, Rossi terlihat kesulitan. The Doctor gagal naik podium setelah kalah berduel dengan pebalap Ducati, Andrea Iannone, dalam perebutan posisi ketiga.
Valentino Rossi tak bisa menyaingi kecepatan motor Desmosedici yang digeber Iannone di trek lurus. Fakta tersebut membuat Rossi mulai ketar-ketir menatap musim depan karena Ducati bisa semakin kuat seiring kedatangan Lorenzo.
"Tentu saya mengkhawatirkan kombinasi Lorenzo dan Ducati. Di Valencia, kami memprediksi Honda akan lebih kuat daripada kami pada lap-lap terakhir, tapi kenyataannya Ducati juga kompetitif karena mereka bisa melakukan manajemen ban dengan baik," kata Rossi seperti dikutip dari Crash.
"Motor Ducati sangat berbeda. Motor itu punya beberapa kelemahan ketimbang milik kami, tapi sangat cepat di trek lurus. Saya 100 persen yakin jika kalian melupakan Lorenzo dan Ducati sebagai calon juara musim 2017, maka kalian sangat bodoh. Saya merasa dia akan sangat kompetitif," ujar Rossi.
Kontrak Lorenzo bersama Yamaha baru habis pada akhir Desember 2016. Namun, Yamaha sudah mengizinkan Lorenzo untuk melakukan tes bersama Ducati pada tes Valencia, 15-16 November 2016.
Kemenangan di Valencia juga sekaligus memastikan Jorge Lorenzo menutup MotoGP 2016 di peringkat ketiga. Dia mengakhiri musim di bawah sang juara dunia, Marc Marquez, dan Valentino Rossi yang jadi runner-up.

Bola.com, Valencia - Valentino Rossi mewaspadai potensi ancaman paket Jorge Lorenzo dan Ducati. Menurut rider Movistar Yamaha itu, Lorenzo merupakan salah satu kandidat kuat juara MotoGP 2017.
Lorenzo akan meninggalkan Movistar Yamaha setelah sembilan tahun untuk mencari tantangan baru di Ducati mulai musim depan. X-Fuera telah memberikan kado perpisahan manis kepada Tim Garpu Tala dengan menjuarai balapan MotoGP Valencia, Minggu (13/11/2016).

Saat Lorenzo tampil dominan untuk memutus puasa kemenangan Yamaha dalam 10 balapan, Rossi terlihat kesulitan. The Doctor gagal naik podium setelah kalah berduel dengan pebalap Ducati, Andrea Iannone, dalam perebutan posisi ketiga.
Valentino Rossi tak bisa menyaingi kecepatan motor Desmosedici yang digeber Iannone di trek lurus. Fakta tersebut membuat Rossi mulai ketar-ketir menatap musim depan karena Ducati bisa semakin kuat seiring kedatangan Lorenzo.
"Tentu saya mengkhawatirkan kombinasi Lorenzo dan Ducati. Di Valencia, kami memprediksi Honda akan lebih kuat daripada kami pada lap-lap terakhir, tapi kenyataannya Ducati juga kompetitif karena mereka bisa melakukan manajemen ban dengan baik," kata Rossi seperti dikutip dari Crash.
"Motor Ducati sangat berbeda. Motor itu punya beberapa kelemahan ketimbang milik kami, tapi sangat cepat di trek lurus. Saya 100 persen yakin jika kalian melupakan Lorenzo dan Ducati sebagai calon juara musim 2017, maka kalian sangat bodoh. Saya merasa dia akan sangat kompetitif," ujar Rossi.
Kontrak Lorenzo bersama Yamaha baru habis pada akhir Desember 2016. Namun, Yamaha sudah mengizinkan Lorenzo untuk melakukan tes bersama Ducati pada tes Valencia, 15-16 November 2016.
Kemenangan di Valencia juga sekaligus memastikan Jorge Lorenzo menutup MotoGP 2016 di peringkat ketiga. Dia mengakhiri musim di bawah sang juara dunia, Marc Marquez, dan Valentino Rossi yang jadi runner-up.

 http://www.bola.com/?gclid=CjwKEAiA3qXBBRD4_b_V7ZLFsX4SJAB0AtEVGqn8l6Vm8I5rtU19dliiasflDK569UbFaWngQsJ3khoCMdbw_wcB

0 komentar:

Posting Komentar